Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Menandatangani Perjanjian Tentang 10 Persen Kepemilikan Participating Interest (PI) untuk Blok Cepu

22 Februari 2008 – Mobil Cepu Ltd. (MCL) dan Ampolex (Cepu) Pte. Ltd., keduanya adalah anak perusahaan Exxon Mobil Corporation, dan PT Pertamina EP Cepu, anak perusahaan milik PT Pertamina, hari ini mengumumkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut telah menandatangani perjanjian jual beli 10% participating Interset dalam kontrak kerjasama Blok Cepu dengan empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagaimana disyaratkan dalam Kontrak Kerja Sama (KKS) tersebut

Keempat BUMD tersebut yaitu; PT Sarana Patra Hulu Cepu (Jawa Tengah), PT Asri Dharma Sejahtera (Bojonegoro), PT Blora Patragas Hulu (Blora), dan PT Petro Gas Jatim Utama Cendana (Jawa Timur), setelah melakukan negosiasi komersial dengan ExxonMobil dan Pertamina, sepakat untuk membeli 10 % participating interest dalam KKS Blok Cepu. Dengan adanya jual beli tersebut, maka kepemilikan participating interest di blok  tersebut menjadi MCL dan Ampolex 45 persen, Pertamina EP 45 persen dan empat 4 BUMD 10 persen.

”MCL gembira dengan tercapainya perjanjian dengan BUMD, dan kami juga sangat berterima kasih dengan dukungan yang kami terima dari pemerintah dan masyarakat.  Kami percaya bahwa kerjasama ini akan membantu kita untuk maju kepada tahap pengembangan Blok Cepu dengan lebih efektif dan efisien,” kata Michael K. Nelson, President dan General Manager, Mobil Cepu Ltd.

ExxonMobil dan Pertamina mengumumkan penemuan ladang minyak Banyu Urip di Blok Cepu pada Maret 2001. Banyu Urip diperkirakan memiliki kandungan minyak lebih dari 250 juta barel.  Pada puncak produksinya, ladang minyak tersebut diperkirakan akan memproduksi sampai dengan 165.000 barel minyak per hari.  Blok ini juga masih memiliki potensi untuk penemuan tambahan.