Lompat ke konten utama
Cari

Sejarah kami di Indonesia

Afiliasi ExxonMobil dan perusahaan pendahulunya telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 118 tahun.

Pencapaian penting ExxonMobil Indonesia 1898 - 2016

1898 Kantor pemasaran dibuka di Indonesia

1912 Dimulainya kegiatan eksplorasi

1968 Menjadi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) di Provinsi Aceh

1971 Penemuan Lapangan Arun di Provinsi Aceh

1973 Penandatanganan kontrak Liquefied Natural Gas (LNG) pertama dengan Jepang

1980 Penandatanganan KKS untuk lapangan Natuna D-Alpha

1983 Penandatanganan kontrak LNG dengan Korea Selatan

1993 Mobil mendirikan kantor penjualan di Indonesia

1996 Esso mendirikan kantor penjualan di Indonesia

1997 Pengiriman kargo ke-3.000 dari Lapangan Arun

1998 Perayaan 100 tahun di Indonesia

1999 Exxon dan Mobil bergabung menjadi Exxon Mobil Corporation

2000 Operator Technical Assistance Contract (TAC) di Blok Cepu, Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah

2001 Penemuan cadangan minyak sebesar 450 juta barel di lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu

2003 Pendirian PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI)

2005 Penandatanganan KKS untuk Blok Cepu – ExxonMobil Indonesia ditetapkan sebagai operator

2006 Pengiriman kargo ke-4.000 dari Lapangan Gas Arun

2008 Produksi awal lapangan Banyu Urip dimulai melalui Fasilitas Produksi Awal (Early Processing Facility/EPF) yang mulai berproduksi dengan kapasitas 20.000 barel minyak per hari pada 2009.

2011 Lima kontrak Reka cipta, Pengadaan dan Konstruksi (Engineering, Procurement and Construction/EPC) diberikan kepada lima konsorsium – dimulainya pengerjaan pengembangan penuh Proyek Banyu Urip

2013 115 tahun ExxonMobil di Indonesia

2015

  • Oktober – ExxonMobil mengalihkan hak penyertaan KKS Blok NSO dan Blok B Aceh kepada Pertamina
  • Desember – Dimulainya produksi minyak di Fasilitas Pengolahan Pusat (Central Production Facility/CPF)

2016 Produksi POD sebesar 165.000 barel minyak per hari dari Lapangan Banyu Urip

Tutup