Lompat ke konten utama
Cari

Berita

Kamis, 26 Mar. 2015  

ExxonMobil Mendukung Pendidikan dan Pengembangan Ekonomi di Banyu Urip

- Dukungan senilai $1,9 juta guna mendukung program pengembangan pendidikan

- Program ini akan memberikan manfaat bagi enam sekolah di Bojonegoro dan Tuban

Bojonegoro, 25 Maret 2015 – ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), anak perusahaan Exxon Mobil Corporation, hari ini mengumumkan bantuan dana senilai $1.9 juta untuk penyelenggaraan program pengembangan pendidikan di Bojonegoro dan Tuban, di sekitar lokasi proyek Banyu Urip.

Dukungan ini diberikan sejalan dengan proyek pengembangan Lapangan Banyu Urip yang segera selesai Proyek Banyu Urip telah memberi manfaat penting berkelanjutan bagi Indonesia dan masyarakat setempat, termasuk investasi yang ditanamkan bernilai lebih dari $3 miliar dan kontrak kepada lebih dari 460 perusahaan Indonesia. Selama masa proyek, Banyu Urip diharapkan bisa memberi pemasukan signifikan bagi pemerintah Indonesia serta beragam manfaat bagi masyarakat sekitar.

Dukungan Exxon Mobil Corporation ini akan membantu enam sekolah di Bojonegoro dan Tuban dalam bentuk Program Pengembangan Sekolah, bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation. Fokus program ini adalah pelatihan untuk guru, manajemen dan tata kelola sekolah, pengembangan kurikulum serta pelatihan bagi para siswa. Lebih dari 250 guru Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Pertama akan mendapatkan manfaat dari program ini. Program ini juga melibatkan partisipasi aktif dinas pendidikan dan masyarakat setempat.

Menanggapi program yang bernilai $1.9 juta ini, Direktur Putera Sampoerna Foundation, Nenny Soemawinata mengatakan, ”Kemitraan jangka panjang dengan ExxonMobil ini dilandasi oleh visi bersama untuk memajukan pendidikan. Dengan dukungan dari ExxonMobil, kami telah melaksanakan berbagai program pendidikan di seluruh Indonesia. Kami berharap bisa melaksanakan prakarsa ini di sekolah-sekolah di Bojonegoro dan Tuban.”

“Kami bangga bisa bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation dalam program penting ini. Selain itu, bersama para mitra Blok Cepu, kami siap memprakarsai berbagai program lain yang akan mendukung pengembangan ekonomi lokal,” ungkap Presiden ExxonMobil Cepu Limited, Jon M. Gibbs, saat peluncuran program pengembangan sekolah di Bojonegoro, 25 Maret 2015. “Melalui kemitraan dengan masyarakat dan pemerintah setempat, kami terus mendukung pengembangan kualitas hidup masyarakat di mana kami beroperasi,” imbuhnya.

Proyek Banyu Urip yang juga bermitra dengan PT. Pertamina EP Cepu dan Badan Kerjasama PI Blok Cepu, telah berinvestasi dalam pengembangan tenaga kerja, pengembangan pemasok, dan berbagai program kemasyarakatan untuk lebih dari 70.000 anggota masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora.

ExxonMobil Cepu Limited menitikberatkan program kemasyarakatannya di tiga sektor, pendidikan,kesehatan, dan pengembangan ekonomi. ExxonMobil Cepu Limited dahulu dikenal sebagai Mobil Cepu Ltd.

Tentang ExxonMobil di Indonesia

Anak perusahaan ExxonMobil dan para pendahulunya telah beroperasi di Indonesia lebih dari 100 tahun dan sejak 1968 telah menginvestasikan lebih dari $20 miliar. ExxonMobil di Indonesia saat ini memiliki lebih dari 850 pegawai, lebih dari 90 persennya adalah orang Indonesia. Selama beroperasi Indonesia ExxonMobil telah turut aktif mengembangkan dan mendampingi masyarakat di sekitar wilayah operasinya.

Tentang Sampoerna Foundation

Putera Sampoerna Foundation (PSF) adalah institusi bisnis sosial pertama di Indonesia yang memiliki visi untuk mencetak calon-calon pemimpin masa depan dan wirausahawan Indonesia yang handal dalam menghadapi tantangan global, serta diharapkan dapat memberikan kontribusi dan perubahan positif di masyarakat. PSF percaya bahwa visi tersebut dapat dicapai melalui pendidikan yang berkualitas bagi pelajar Indonesia, penciptaan lapangan kerja melalui pengembangan kewirausahaan, peningkatan kualitas masyarakat melalui pemberdayaan perempuan, serta program bantuan kemanusiaan.

Tutup