Lompat ke konten utama
Cari

Rehabilitasi dan pembongkaran

Melakukan pembongkaran pada aset-aset di darat dan lepas pantai secara efektif adalah bagian dari usaha kami untuk mengurangi dampak lingkungan. Ketika suatu operasi mencapai masa akhir produktif, kami harus memastikan agar semua aset tersebut dinonaktifkan dengan aman dan bertanggung jawab.

Untuk melakukannya, kami mengembangkan rancangan pembongkaran menggunakan metode yang terbukti dan hemat biaya serta mempertimbangkan potensi risiko, biaya, dan keuntungan.

Sejak didirikan pada tahun 2008, ExxonMobil Environmental Services (EMES) — organisasi fungsional global kami yang memberikan panduan dan dukungan tentang remediasi dan pengelolaan lokasi yang memberikan keuntungan lebih — telah mengelola pekerjaan remediasi senilai lebih dari US$5,7 miliar dan mengembalikan lebih dari 1.800 properti ke kondisi yang bisa digunakan lagi. Pada tahun 2015 saja, EMES memantau 5.700 lokasi aktif di lebih dari 30 negara.

Rehabilitasi

Kami terus berusaha untuk meningkatkan proses reklamasi kami dengan mengintegrasikan rencana remediasi ke dalam perencanaan siklus hidup untuk sebuah aset operasi. Fokus kami pada rehabilitasi lokasi mengantarkan kami meraih cara-cara inovatif untuk memastikan bahwa lahan yang kami gunakan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di masa depan.

ExxonMobil berkomitmen untuk melakukan pengelolaan yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan konsisten pada situs operasi yang akan direhabilitasi. Kami mendukung pendekatan-pendekatan remediasi berbasis ilmu pengetahuan dan hemat biaya yang menggunakan kriteria konsisten dan berusaha untuk menyelaraskan kepentingan dari para pemangku kepentingan. Pada tahun 2013, ExxonMobil Environmental Services Company menggunakan pendekatan penudungan organik untuk merawat tanah rawa dan teluk yang terkena dampak insiden Pegasus Pipeline. Teknik ini mengedepankan cara pembersihan yang paling efektif dengan gangguan terhadap lingkungan yang sedikit. Sebagian dari tanah dan endapan yang rusak dijadikan target pembersihan dan penudungan reaktif dilakukan di area perairan terbuka menggunakan campuran pasir dan tanah liat. Pendekatan multi dimensi berbasis risiko ini mampu mengatasi sisa insiden yang ditemukan di daerah terpencil pada bagian barat teluk.

Penutupan situs operasi

Pada seluruh siklus aset operasi hulu - dari eksplorasi sampai ke pembongkaran – perawatan yang baik dilakukan untuk membatasi gangguan kepada masyarakat lokal dan melindungi lingkungan. Dengan demikian, ExxonMobil memastikan bahwa kegiatan pembongkaran direncanakan dan dilakukan untuk menanggulangi risiko dengan tepat. Perawatan yang sama juga dilakukan untuk aset produksi tetap kami. Misalnya, pada tahun 2015, kami telah menyelesaikan pembongkaran perengkah uap di kilang Fawley kami di Inggris, sebuah proyek pembongkaran terbesar yang telah dilakukan ExxonMobil di Eropa.

Sebagai bagian dari usaha tersebut, ExxonMobil berupaya untuk melestarikan bahan yang dapat digunakan kembali atau didaur ulang untuk keperluan lain. Secara total, kami memisahkan dan mendaur ulang sekitar 15.000 metrik ton bahan, yang mewakili 89 persen dari semua bahan yang dipulihkan dari lokasi pembongkaran. Logam besi dan non-besi dijual sebagai kepingan dan beton dihancurkan dan digunakan kembali untuk reklamasi lahan. Bahan yang tidak dapat didaur ulang dibuang sesuai dengan peraturan lokal.

Selain itu, proyek ini juga menerapkan pertimbangan berbasis lingkungan. Sebagai contoh, beberapa kegiatan dijadwalkan ulang untuk menghindari dampak potensial pada burung yang sedang bersarang maupun migrasi burung tahunan. Lokasi Fawley juga dihuni oleh populasi kecil anggrek lebah liar dan perawatan khusus dilakukan agar tidak merusak anggrek selama musim berbunga.

  • Rob Tarbard

    Project manager, Fawley demolition
    “Saya berharap proyek ini dapat menjadi contoh bagi industri petrokimia untuk melihat bagaimana pembongkaran unit berskala besar dapat dilaksanakan secara aman dan terkendali.”

memuat video...

Tutup