Sejarah kami di Indonesia

Afiliasi dan perusahaan pendahulu ExxonMobil telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 125 tahun.

Artikel

1898
Socony (Standard Oil Company of New York) membuka kantor pemasaran di Jawa, menjual pelumas dan minyak tanah dari Singapura ke Batavia, Tuban, dan Indramayu.
Socony (Standard Oil Company of New York) membuka kantor pemasaran di Jawa, menjual pelumas dan minyak tanah dari Singapura ke Batavia, Tuban, dan Indramayu.
1911
Standard Oil Trust bubar - Vacuum dan Socony berjalan masing-masing.
Standard Oil Trust bubar - Vacuum dan Socony berjalan masing-masing.
1912
Standard Oil of New Jersey (Esso, kemudian dikenal sebagai Exxon) memasuki Indonesia sebagai Nederlandsche Koninglike Petroleum Maatschappij (NKPM). Kami memulai kegiatan eksplorasi di Sumatera.
Standard Oil of New Jersey (Esso, kemudian dikenal sebagai Exxon) memasuki Indonesia sebagai Nederlandsche Koninglike Petroleum Maatschappij (NKPM). Kami memulai kegiatan eksplorasi di Sumatera.
1933
Socony Vacuum dan Standard Oil of New Jersey membentuk kemitraan yang menyatukan kepentingan perusahaan-perusahaan di Asia Timur dan Afrika, mendirikan Standard-Vacuum Oil Company (Stanvac), yang menggabungkan kepentingan pemasaran Socony Vacuum serta operasi eksplorasi dan produksi Esso di Indonesia.
Socony Vacuum dan Standard Oil of New Jersey membentuk kemitraan yang menyatukan kepentingan perusahaan-perusahaan di Asia Timur dan Afrika, mendirikan Standard-Vacuum Oil Company (Stanvac), yang menggabungkan kepentingan pemasaran Socony Vacuum serta operasi eksplorasi dan produksi Esso di Indonesia.
1940
Perang Dunia II di Asia Timur menyebabkan hancurnya kilang Stanvac di Sungei Gerong, Sumatera. Beberapa kapal tanker Stanvac juga hilang, baik tenggelam maupun ditenggelamkan.
Perang Dunia II di Asia Timur menyebabkan hancurnya kilang Stanvac di Sungei Gerong, Sumatera. Beberapa kapal tanker Stanvac juga hilang, baik tenggelam maupun ditenggelamkan.
1955
Socony Vacuum mengubah namanya menjadi Socony Mobil Oil Co., Inc. untuk lebih memanfaatkan merek dagang "Mobil" agar perusahaan lebih dikenal.
Socony Vacuum mengubah namanya menjadi Socony Mobil Oil Co., Inc. untuk lebih memanfaatkan merek dagang
1960
Aset Stanvac dibagi antara Mobil dan Esso sebagai hasil dari keputusan persetujuan dalam gugatan antitrust sipil terhadap Esso. Aset di Indonesia tetap berupa kemitraan yaitu PT. Stanvac Indonesia (PTSI).
Aset Stanvac dibagi antara Mobil dan Esso sebagai hasil dari keputusan persetujuan dalam gugatan antitrust sipil terhadap Esso. Aset di Indonesia tetap berupa kemitraan yaitu PT. Stanvac Indonesia (PTSI).
1963
PTSI melakukan perjanjian Kontrak Kerja dengan Pertamina, sejalan dengan kesepakatan untuk menjual kegiatan pemasarannya kepada perusahaan nasional tersebut.
PTSI melakukan perjanjian Kontrak Kerja dengan Pertamina, sejalan dengan kesepakatan untuk menjual kegiatan pemasarannya kepada perusahaan nasional tersebut.
1968
Mobil Oil Indonesia menjadi kontraktor pertama dalam Kontrak Kerja Sama (PSC) untuk Blok B dan North Sumatera Offshore (NSO) di Aceh.
Mobil Oil Indonesia menjadi kontraktor pertama dalam Kontrak Kerja Sama (PSC) untuk Blok B dan North Sumatera Offshore (NSO) di Aceh.
1971
Setelah 14 sumur sebelumnya di Blok B, Lhoksukon, Aceh Utara tidak membuahkan hasil, Sudhyarto menemukan ladang gas Arun.
Setelah 14 sumur sebelumnya di Blok B, Lhoksukon, Aceh Utara tidak membuahkan hasil, Sudhyarto menemukan ladang gas Arun.
1978
Pabrik LNG PT. Arun, tempat Mobil Oil bermitra bersama Pertamina dan Jilco, mulai beroperasi dan ekspor LNG ke Jepang dimulai.
Pabrik LNG PT. Arun, tempat Mobil Oil bermitra bersama Pertamina dan Jilco, mulai beroperasi dan ekspor LNG ke Jepang dimulai.
1993
Mobil membuka kantor penjualan di Indonesia.
Mobil membuka kantor penjualan di Indonesia.
1996
Esso membuka kantor penjualan di Indonesia.
Esso membuka kantor penjualan di Indonesia.
1997
Mobil mencapai tonggak sejarah penting dalam operasinya di ladang gas Arun lewat penjualan kargo Gas Alam Cair (LNG) yang ke-3000, mencerminkan upaya yang konsisten dan penuh dedikasi dalam menyediakan solusi energi di seluruh dunia.
Mobil mencapai tonggak sejarah penting dalam operasinya di ladang gas Arun lewat penjualan kargo Gas Alam Cair (LNG) yang ke-3000, mencerminkan upaya yang konsisten dan penuh dedikasi dalam menyediakan solusi energi di seluruh dunia.
1999
Penggabungan Exxon dan Mobil melahirkan Exxon Mobil Corporation. Pemasaran saham perusahaan dengan simbol ticker XOM dimulai di Bursa Efek New York pada 1 Desember 1999.
Penggabungan Exxon dan Mobil melahirkan Exxon Mobil Corporation. Pemasaran saham perusahaan dengan simbol ticker XOM dimulai di Bursa Efek New York pada 1 Desember 1999.
2001
Lapangan Banyu Urip, yang terletak 1.200 - 1.500 meter di bawah permukaan blok Cepu di Bojonegoro, Jawa Timur, teridentifikasi sebagai penemuan signifikan dengan perkiraan cadangan minyak sekitar 450 juta barel.
Lapangan Banyu Urip, yang terletak 1.200 - 1.500 meter di bawah permukaan blok Cepu di Bojonegoro, Jawa Timur, teridentifikasi sebagai penemuan signifikan dengan perkiraan cadangan minyak sekitar 450 juta barel.
2003
PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) didirikan, melengkapi perjalanan panjang sejak kami pertama kali memasuki Indonesia dengan menjual pelumas dan minyak tanah.
PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) didirikan, melengkapi perjalanan panjang sejak kami pertama kali memasuki Indonesia dengan menjual pelumas dan minyak tanah.
2005
Penandatanganan Kontrak Kerja Sama (PSC) untuk blok Cepu, Mobil Cepu Ltd. ditunjuk sebagai operator dalam Perjanjian Operasi Bersama Blok Cepu.
Penandatanganan Kontrak Kerja Sama (PSC) untuk blok Cepu, Mobil Cepu Ltd. ditunjuk sebagai operator dalam Perjanjian Operasi Bersama Blok Cepu.
2008
2011
Lima kontrak utama Rekayasa, Pengadaan, dan Konstruksi (EPC) yang konsorsiumnya dipimpin oleh perusahaan Indonesia, menandai dimulainya pekerjaan untuk pengembangan lapangan proyek Banyu Urip secara penuh.
Lima kontrak utama Rekayasa, Pengadaan, dan Konstruksi (EPC) yang konsorsiumnya dipimpin oleh perusahaan Indonesia, menandai dimulainya pekerjaan untuk pengembangan lapangan proyek Banyu Urip secara penuh.
2015
Operasi Arun dan PT. Arun NGL dialihkan ke Pertamina. Fasilitas lapangan Banyu Urip mulai dioperasikan secara penuh setelah produksi awal berhasil mencapai lebih dari 70 juta barel.
Operasi Arun dan PT. Arun NGL dialihkan ke Pertamina. Fasilitas lapangan Banyu Urip mulai dioperasikan secara penuh setelah produksi awal berhasil mencapai lebih dari 70 juta barel.
2016
Rencana Pengembangan (POD) untuk produksi 165.000 barel minyak per hari berhasil tercapai di lapangan Banyu Urip. Di bawah PT EMLI, kami juga memulai penjualan Bahan Bakar Diesel komersial.
Rencana Pengembangan (POD) untuk produksi 165.000 barel minyak per hari berhasil tercapai di lapangan Banyu Urip. Di bawah PT EMLI, kami juga memulai penjualan Bahan Bakar Diesel komersial.
2018
Banyu Urip saat ini memproduksi lebih dari 25 persen dari total minyak mentah Indonesia dengan laju produksi lebih dari 200 ribu barel per hari, melebihi tingkat produksi yang diproyeksikan dalam Rencana Pengembangan sebesar lebih dari 25 persen. ExxonMobil rampung mengakuisisi PT Federal Karyatama (FKT), salah satu produsen dan pemasar pelumas sepeda motor terbesar di Indonesia, mendukung perluasan ke pasar utama internasional.
Banyu Urip saat ini memproduksi lebih dari 25 persen dari total minyak mentah Indonesia dengan laju produksi lebih dari 200 ribu barel per hari, melebihi tingkat produksi yang diproyeksikan dalam Rencana Pengembangan sebesar lebih dari 25 persen. ExxonMobil rampung mengakuisisi PT Federal Karyatama (FKT), salah satu produsen dan pemasar pelumas sepeda motor terbesar di Indonesia, mendukung perluasan ke pasar utama internasional.
2023
Menandai lebih dari 125 tahun keberadaan ExxonMobil di Indonesia. ExxonMobil Cepu Limited telah memproduksi lebih dari 600 juta barel minyak dari Blok Cepu, dan menyumbang pendapatan negara 6,6 kali lipat dari investasi awal.
Menandai lebih dari 125 tahun keberadaan ExxonMobil di Indonesia. ExxonMobil Cepu Limited telah memproduksi lebih dari 600 juta barel minyak dari Blok Cepu, dan menyumbang pendapatan negara 6,6 kali lipat dari investasi awal.

Konten terkait

Sehari Bersama: Afifah Mutmainnah

Sehari Bersama: Afifah Mutmainnah

Sebelum matahari terbit, Afifah Mutmainnah bangun dan bekerja untuk memastikan pasokan energi untuk negeri tetap terpenuhi.

Siapa kami Artikel

Tentang kami

Tentang kami

ExxonMobil bangga menjadi salah satu mitra tepercaya Indonesia dalam mengembangkan sumber daya energinya.

Siapa kami Artikel

Divisi bisnis

Divisi bisnis

Sebagai pemimpin industri di hampir setiap aspek bisnis energi dan manufaktur bahan kimia, kami mengoperasikan fasilitas atau memasarkan produk di sejumlah besar negara di dunia dan mengeksplorasi minyak dan gas alam di enam benua.

Siapa kami Artikel

Blok cepu

Blok cepu

Kontrak Kerja Sama (KKS) Cepu ditandatangani pada 17 September 2005, mencakup wilayah kontrak Cepu di Jawa Tengah dan Jawa Timur. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Ampolex Cepu Pte Ltd., PT Pertamina EP Cepu dan empat Badan Usaha Milik Daerah: PT Sarana Patra Hulu Cepu (Jawa Tengah), PT Asri Dharma Sejahtera (Bojonegoro), PT Blora Patragas Hulu (Blora) dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana (Jawa Timur) yang tergabung menjadi kontraktor di bawah KKS Cepu.

Siapa kami Artikel